//
you're reading...
Sekedar info

Sumsel Terapkan Badan Wakaf

Ilustrasi Zakat | IstSeiring dengan berkembang dan besarnya keinginan masyarakat untuk melakukan ibadah wakaf. Maka, tahun ini, Sumatera Selatan (Sumsel) akan membentuk kepengurusan dari Badan Wakaf Indonesia (BWI). Hal itu diungkapkan langsung oleh Ketua Dewan Pertimbangan BWI Sumsel, H. Hambali usai silaturahmi dengan Sekda Sumsel, terkait pembentukan BWI Sumsel.

Dikatakan Hambali, sejauh ini di kota-kota besar provinsi di Indonesia sudah memliki Badan Wakaf ini. Sedangkan di Sumsel, rencananya pada tahun ini baru dibentuk dan pihaknya meminta gubernur langsung yang melakukan pelantikan.

“Selain mendapat nilai ibadah, wakaf juga sudah menjadi kebiasaan masyarakat Sumsel bagi mereka yang mampu melakukan wakaf. Dilihat dari segi kondisi, masyarakat yang berwakaf selama ini selain memang niat, tetapi tujuan mereka berwakaf pun masih terbilang sesuai keinginan mereka. Nah, di sini kami mencoba untuk mengakomodir dan memprogram keperluan orang untuk berwakaf agar mempunyai tempat yang pas, yakni BWI ini,” kata Hambali yang juga menjabat sebagai Kepala Kanwil Kemenag Sumsel.

Program yang akan dilaksanakan pihaknya nanti, lanjut Hambali, ialah mensosialisasikan, menghimpun, serta menampung dana/barang wakaf melalui bank yang akan diajak bekerjasama nanti. Kemudian dikelola dan dikembangkan.

“Wakaf ini beda dengan zakat. Kalau zakat itu wajib sesuai rukun Islam. Sedangkan wakaf ini sunnah dan bisa siapapun dengan kemampuan yang mereka berikan. Serta mampu mewujudkan potensi dan manfaat ekonomi, harta, benda wakaf untuk kepentingan ibadah dan pemberdayaan masyarakat yang menjadi sasaran penerima wakaf,” jelasnya.

Sementara itu, Asisten III Bidang Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Sumsel, Ahmad Najib mengatakan, adanya Badan Wakaf ini, pihaknya sangat mendorong sekali sebab hal ini dapat menjadi lembaga percepatan peningkatan kesejahteraan masyarakat di Provinsi Sumsel.

“Selama ini yang kita ketahui, jika orang ingin berwakaf maka, sasarannya masih terbilang terserah mau dikasihkan dengan siapa saja. Nah, adanya badan wakaf ini agar bisa memprogramir dan menampung orang-orang yang ingin berwakaf dan dikelolah, kemudian diserahkan dengan orang yang membutuhkannya,” ungkap Najib.

Di provinsi lain badan wakaf ini sudah ada. Sedangkan di Sumsel baru tahun ini akan dibentuk. prinsipnya, prioritas wakaf ini bisa terarah pada yang benar dan berdampak pada sasaran-sasaran yang tepat untuk diberikan wakaf tersebut.

“Untuk itu, sebagai langkah awal untuk dapat memainkan peran strategis tersebut, harus mampu menciptakan sistem pengelolaan yang lebih menitik beratkan pada aspek pemanfaatannya. Secara lebih nyata tanpa kehilangan eksistensi wakaf itu sendiri yang dikelola secara mandiri, produktif dan tepat guna,” ungkapnya.

Sumber : //kabarsumatera.com/2015/02/sumsel-terapkan-badan-wakaf/

 

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: