//
you're reading...
Kesehatan

Hiii, Tanpa Berhubungan Intim, Penyakit Seksual Ini Tetap Bisa ‘Merajalela’

Jangan kira infeksi atau penyakit menular seksual hanya dapat diperoleh seseorang karena hubungan intim yang tidak sehat atau tidak menggunakan pengaman. Nyatanya, ada beberapa jenis infeksi seksual yang bisa ‘ditularkan’ lewat media lain.

Anda tentu tak mau mengalaminya, bukan? Berikut beberapa jenis infeksi menular seksual yang bisa didapat tanpa bercinta seperti halnya dikutip dari berbagai sumber,

1. HPV

“Human papillomavirus ini dapat ditularkan lewat kulit, entah tanpa sengaja memegang kutilnya atau menyentuh kulit di sekitar kutil tersebut,” ucap Alyssa Dweck, MD, seorang dokter spesialis obstetri dan ginekologi dari New York.

HPV sendiri mempunyai beberapa strain, sebagian dapat menyebabkan kutil kelamin dan sebagian lagi bisa mengakibatkan lesi prakanker. “Lagipula kutil karena HPV itu tak melulu muncul di organ intim, tapi juga di bagian tubuh lain seperti jari,” lanjutnya.

Namun bila segera terdeteksi, dokter dapat melakukan berbagai cara untuk menghilangkan kutil yang ada, seperti membekukannya atau memotongnya. Hanya saja virusnya akan tetap ada dan ‘tertidur’ di dalam tubuh, sehingga sewaktu-waktu bisa kambuh lagi.

2. Molluscum Contagiosum

Sebenarnya ini adalah infeksi pada kulit yang disebabkan oleh virus biasa. Hanya saja belakangan Dweck meenemukan mulai banyak wanita yang memperlihatkan gejala penyakit ini, berupa benjolan berbentuk semacam ‘kawah’ di sekitar alat kelamin mereka.

“Ini bisa karena kontak kulit atau kebiasaan menggunakan tanning bed,” katanya.

Benjolan tersebut sebenarnya tidak terasa sakit, tapi sekali terserang Molluscum Contagiosum, benjolannya bisa menyebar kemana-mana. Ini tentu akan membikin panik. Untungnya, virus ini bisa hilang sendiri dan benjolannya dapat dibersihkan oleh dokter. “Dan sekali virusnya hilang, maka infeksinya takkan muncul lagi,” lanjut Dweck.

3. Trichomoniasis

Mungkin tidak banyak yang pernah mendengar jenis penyakit menular seksual yang satu ini. Namun virus penyebab Trichomoniasis dapat bersemayam di benda mati dalam waktu beberapa hari setelah seseorang dengan infeksi seksual menyentuhnya, seperti handuk atau vibrator, apalagi jika tidak dicuci terlebih dahulu.

“Infeksi ini menyebabkan keluarnya cairan berbau tidak sedap dari Ms V, disertai dengan gatal dan iritasi,” tutur Dweck.

Tetapi menurut Dweck, infeksi ini dapat ditaklukkan hanya dengan mengonsumsi antibiotik.

4. Herpes

Dweck menerangkan bahwa herpes dapat tersebar melalui ciuman atau penggunaan barang secara bergantian seperti handuk dan silet. Namun seiring dengan berjalannya waktu, banyak dokter menemukan HSV-2 (genital) lebih banyak muncul ketimbang HSV-1 (oral).

“Sehingga pembedaan keduanya menjadi tidak signifikan, dan setiap orang bisa saja terkena salah satunya, dengan gejala yang bisa muncul di bagian tubuh manapun,” terang Dweck.

Gejala yang paling sering ditemukan adalah luka melepuh di seputaran mulut atau alat kelamin. Hanya saja Dweck juga mengingatkan bila sebagian besar pasien herpes tidak menunjukkan gejala tersebut. Sayang obat untuk herpes belum ditemukan, kendati gejalanya dapat ditangani oleh dokter.

Iklan

Diskusi

Belum ada komentar.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: